Setelah membantu banyak orang tua dalam perjalanan parenting mereka, kami menemukan satu benang merah tantangan utama yang mereka hadapi:
KESULITAN MENGATUR EMOSI
Dan kebanyakan dari mereka, bahkan tidak tahu bahwa kesulitan mengatur emosi tidak hanya berupa parenting VOC yang lekas meledak marah.
Menghindari konflik dengan anak atau pasangan dengan selalu menuruti kemauan mereka dengan kedok Gentle Parenting, silent treatment, melarikan diri dari tugas-tugas orang tua yang berat juga merupakan hasil dari kesulitan meregulasi emosi yang sering tidak kita sadari!
Masalah ini tidak hanya membuat orang tua merasa kewalahan, tetapi juga menciptakan siklus perilaku reaktif— mudah tersinggung oleh perilaku anak-anak, kesulitan dalam mendisiplinkan secara efektif, dan merasa kesulitan untuk membimbing anak-anak mereka menghadapi badai emosi.
Bagaimana kita bisa mengajarkan anak-anak kita untuk mengatur emosi jika kita sendiri belum menguasainya?
Pada dasarnya, kesulitan dalam mengatur emosi muncul karena kurangnya panduan jelas untuk menavigasi dunia emosi kita.
Tidak peduli seberapa banyak buku parenting yang Kita baca atau seminar yang Kita hadiri, perubahan sejati hanya akan terjadi ketika Kita dipandu dengan praktek langsung sehingga bisa dengan lebih mudah menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kabar baiknya, Missonti dengan bantuan para orang tua yang berkomitmen untuk memutus rantai pola pengasuhan yang menyakitkan di masa lalu telah berhasil merancang Self-Reparenting Coaching Program
Melalui metode pembelajaran Immersive Experience yang unik, program ini telah berhasil membantu banyak orang tua melakukan langkah nyata pertama mereka dalam memahami secara utuh emosi-emosi yang mereka rasakan. Mereka orang tua yang mampu menyadari dan mengendalikan diri mereka ketika badai emosi diam-diam mengintai mereka.
Materinya sangat menarik dan memberikan banyak manfaat. Salah satu poin yang paling berkesan bagi saya adalah kesadaran bahwa parenting dimulai jauh sebelum anak lahir.
Miss Angela Special Needs TeacherSeru bgt sih materinya miss, dan bnr2 dikemas sampe gampang dicerna walau otak berasep. Eye opening bgt kalo hal2 ttg gmn respon kita ke anak bahkan dr janin pengaruhnya sampe dewasa dan tentang gimana cara kita bs bikin anak kita feel safe.
Bunda Elvi MotherTerbagi dalam 3 JOURNEY untuk mendapatkan pemahaman dan perubahan yang maksimal.
Kelas-kelas Missonti kayak mengingatkan aku untuk ga terobsesi atau mendorong anakku dengan cara yang salah. Aku tuh kadang suka lupa, he's just a little kid, karena dia tergolong gifted child, di umur 2.5 tahun tuh dia udah bisa baca, jadi kadang aku secara ga sadar berharap dia bersikap lebih dewasa dibanding usianya. Kok jadi mellow....
Kezia H. Stay at Home Mom